Resep sup bening daun kelor jagung muda rumahan, kuah segar dan bebas pahit
Diperbarui 22 Mei 2026, 19:54 WIB
Diterbitkan 22 Mei 2026, 19:54 WIB

Menghadirkan menu makanan yang sehat namun tetap menggugah selera di meja makan tidak harus selalu rumit. Salah satu hidangan yang bisa menjadi andalan kita adalah sup bening daun kelor dengan jagung. Perpaduan antara daun kelor yang dinobatkan sebagai superfood dengan manisnya jagung pipil menghasilkan kuah yang tidak hanya menyegarkan lidah, tetapi juga menyuplai tumpukan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh.
Sajian berkuah ini sangat pas kita hidangkan sebagai menu makan siang yang membangkitkan energi atau makan malam yang menenangkan. Karakter kuahnya yang ringan serta kandungan seratnya yang melimpah juga menjadikan sup ini opsi yang sangat ideal untuk santap sahur agar tubuh tidak mudah lemas. Mengingat proses pembuatannya yang sangat praktis dan cepat, kita bisa dengan mudah menyajikannya di tengah-tengah kesibukan harian tanpa perlu menghabiskan banyak waktu di dapur.
Komposisi Bahan yang Diperlukan
Bahan Utama:
- 100 gram daun kelor segar (ambil bagian daunnya saja, cuci bersih)
- 1 buah jagung manis segar (pipil atau sisir searah batangnya)
Bumbu Iris & Aromatik:
- 4 butir bawang merah (iris tipis)
- 2 siung bawang putih (geprek lalu cincang sampai halus)
- 1 ruas kecil temu kunci (memarkan agar aromanya keluar)
- 1 lembar daun salam segar (opsional)
Cairan & Penyedap:
- 1 liter air bersih
- Garam murni secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu bubuk non-MSG secukupnya (opsional)
Bahan Variasi (Opsional):
- 1 buah wortel (kupas, potong bulat tipis)
- 150 gram tahu putih (potong bentuk dadu)
- 1 batang daun bawang (potong-potong kasar)
- 2 sendok makan minyak goreng (untuk menumis)
Langkah-Langkah Memasak
1. Persiapan Awal: Pisahkan daun kelor dari ranting-rantingnya, lalu cuci di bawah air mengalir sampai bersih dan sisikan. Siapkan sisiran jagung manis serta potongan sayuran tambahan seperti wortel atau tahu jika kita menggunakannya.
2. Mengolah Bumbu: Didihkan air bersih di dalam panci. Jika kita menyukai kuah yang lebih gurih, panaskan sedikit minyak di wajan lain lalu tumis bawang merah, bawang putih, dan temu kunci hingga sewangi mungkin sebelum dimasukkan ke air mendidih. Namun, jika ingin kuah yang benar-benar bersih tanpa minyak, langsung cemplungkan irisan bawang, temu kunci, dan daun salam ke dalam panci air yang sudah mendidih.
3. Mematangkan Sayur Keras: Masukkan pipilan jagung manis dan potongan wortel ke dalam kuah mendidih. Rebus beberapa saat hingga tekstur jagung dan wortel mulai melunak atau setengah matang. Apabila kita menggunakan tahu atau labu siam, masukkan bahan-bahan ini sesaat setelah wortel melunak.
4. Memasukkan Daun Kelor: Setelah semua sayuran keras dipastikan matang, kecilkan api lalu masukkan daun kelor segar. Segera bumbui dengan garam, gula pasir, dan kaldu bubuk sesuai selera kita.
5. Proses Kilat: Aduk kuah sup agar seluruh bumbu larut merata. Masak dalam waktu singkat, yakni sekitar 1 hingga 3 menit saja sampai daun kelor terlihat layu, kemudian segera matikan api kompor. Ingat, jangan membiarkannya mendidih terlalu lama agar khasiat sehatnya tidak menguap sia-sia.
6. Penyajian: Koreksi rasa kuahnya terlebih dahulu. Angkat sup bening dan tuangkan ke dalam mangkuk saji, lalu taburi dengan irisan daun bawang segar di atasnya untuk dinikmati selagi hangat.
Kandungan Nutrisi dan Khasiat Hidangan
Kombinasi dua bahan utama ini melahirkan paket gizi yang sangat lengkap untuk tubuh kita. Daun kelor menyimpan deretan vitamin dan mineral esensial seperti vitamin A, C, K, kalsium, zat besi, magnesium, serta vitamin B6 dan B2. Bahkan, kadar vitamin C di dalamnya tercatat mencapai tujuh kali lipat lebih melimpah daripada jeruk, dan pasokan kaliumnya 15 kali lipat lebih tinggi dari pisang. Ditambah antioksidan jenis flavonoid dan polifenol, daun kelor sangat tangguh dalam menangkal radikal bebas, membantu menurunkan kadar gula darah, serta melancarkan produksi air susu ibu (ASI) bagi ibu menyusui.
Sementara itu, jagung manis melengkapinya sebagai sumber karbohidrat kompleks yang memasok energi secara stabil agar stamina kita tetap terjaga sepanjang hari. Kandungan seratnya yang padat sangat baik untuk memelihara kesehatan usus, melancarkan buang air besar, dan mencegah sembelit. Jagung juga diperkaya antioksidan lutein dan zeaxanthin yang bekerja khusus menjaga kesehatan mata kita dari risiko kerusakan sel.
FAQ
1. Mengapa tangkai atau ranting daun kelor tidak boleh ikut dimasak ke dalam sup?
Ranting dan tangkai daun kelor memiliki serat yang sangat keras sehingga tidak nyaman saat dikunyah. Selain itu, bagian tangkai ini mengandung konsentrasi senyawa saponin dan zat getah yang jauh lebih tinggi daripada daunnya, yang menjadi pemicu utama kuah sup berubah rasa menjadi sangat pahit dan pekat.
2. Bisakah kita menggunakan daun kelor yang sudah dikeringkan untuk membuat sup bening ini?
Kurang disarankan. Daun kelor kering umumnya sudah mengalami perubahan tekstur menjadi rapuh dan aromanya mirip teh kering, sehingga lebih cocok diseduh sebagai minuman herbal. Untuk sup bening, kita wajib menggunakan daun kelor yang benar-benar segar agar teksturnya tetap lembut dan kuahnya terasa segar alami.
3. Bagaimana cara menyimpan daun kelor segar yang baru dipetik agar tidak cepat menguning sebelum dimasak?
Daun kelor sangat sensitif terhadap udara luar dan cepat mengalami proses fermentasi yang membuatnya menguning dalam waktu 24 jam. Bungkus daun kelor yang belum dipetik dari rantingnya menggunakan kertas koran atau wadah kedap udara, lalu simpan di dalam kulkas bagian bawah (chiller) agar bisa bertahan segar hingga 2–3 hari.
4. Apakah sup bening daun kelor aman dikonsumsi oleh penderita asam urat?
Secara umum, sup ini aman dikonsumsi dalam batas wajar. Daun kelor dan jagung manis memiliki kandungan purin yang tergolong rendah hingga sedang, tidak seperti sayuran hijau lain seperti bayam atau kangkung. Namun, jika kita menambahkan bahan lain, pastikan menghindari kaldu daging yang terlalu pekat agar kadar asam urat tetap terjaga.
5. Mengapa warna kuah sup daun kelor terkadang berubah menjadi kehitaman setelah beberapa jam didiamkan?
Perubahan warna menjadi kehitaman disebabkan oleh proses oksidasi zat besi yang melimpah di dalam daun kelor saat bersentuhan dengan udara luar dan sisa panas kuah. Untuk mengatasinya, setelah sup matang dan suhunya turun, segera pindahkan sup ke wadah mangkuk keramik atau kaca dan hindari membiarkannya terlalu lama di dalam panci berbahan aluminium.
(brl/tin)
Source: liputan6.com /
Nisa Mutia Sari
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan
pemeriksaan
dan kurasi oleh Editorial.
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep wedang ronde cocok cuaca tidak bersahabat, buatnya dari bahan seadanya dan jadi dalam 10 menit
22 / 05 / 2026 18:00 WIB
Resep sup bening daun kelor jagung muda rumahan, kuah segar dan bebas pahit
22 / 05 / 2026 19:54 WIB
Resep sup brokoli telur puyuh nikmat saat hujan tiba, 10 menit jadi dan masaknya nggak perlu ribet
22 / 05 / 2026 21:00 WIB
Trik masak asem-asem daging sapi sayuran, menu berkuah segar penambah nafsu makan
22 / 05 / 2026 16:00 WIB















