Resep nastar tanpa butter yang tetap lembut dan lumer di mulut, cocok untuk Lebaran
Diperbarui 16 Mar 2026, 16:00 WIB
Diterbitkan 16 Mar 2026, 16:00 WIB

- Mengapa Nastar Tanpa Butter Tetap Bisa Lumer?
- Bahan-Bahan Nastar Tanpa Butter
- Cara Membuat Nastar Tanpa Butter Langkah demi Langkah
- Pilihan Lain Pengganti Butter yang Bisa Dicoba
- 5 Tips agar Nastar Tanpa Butter Tetap Lembut dan Lumer
- Cara Menyimpan Nastar agar Tahan Lama dan Tidak Melempem
- Variasi Isian Nastar yang Bisa Dicoba Selain Selai Nanas
- FAQ Nastar Tanpa Butter
Nastar hampir tidak pernah absen dari meja tamu saat Lebaran. Kue bulat berisi selai nanas ini punya daya tarik tersendiri, teksturnya lembut, rasanya manis legit, dan lumer begitu masuk mulut. Butter biasanya jadi kunci di balik cita rasa dan aroma khasnya. Tapi tidak sedikit yang mencari resep nastar tanpa butter, entah karena stoknya habis menjelang hari raya, harganya yang lumayan, atau sekadar ingin mencoba pendekatan yang lebih simpel.
Kabar baiknya, nastar tanpa butter tetap bisa menghasilkan kue yang lembut, wangi, dan layak disajikan untuk tamu. Kuncinya ada pada pemilihan bahan pengganti yang tepat dan teknik pembuatan yang tidak boleh diabaikan.
Mengapa Nastar Tanpa Butter Tetap Bisa Lumer?
Butter memberikan lemak dan aroma khas pada kue kering. Tapi lemak dari margarin berkualitas bisa mengambil alih peran itu dengan cukup baik. Margarin seperti Blue Band Cake & Cookie atau Royal Palmia memiliki kadar air yang sedikit lebih tinggi dibanding butter, dan justru itulah yang berkontribusi pada kelembutan nastar. Selama teknik pengadukan dan suhu panggang dijaga, hasilnya tidak akan jauh berbeda.
Bahan-Bahan Nastar Tanpa Butter
Adonan
- 200–250 gram margarin (Blue Band Cake & Cookie atau Royal Palmia)
- 50–80 gram gula halus
- 1–2 butir kuning telur
- 270–350 gram tepung terigu protein rendah
- 20–50 gram tepung maizena
- 20–25 gram susu bubuk
- Vanili bubuk atau cair secukupnya
- Sejumput garam
- (Opsional) 50 gram keju parut
Isian
- 300 gram selai nanas, sudah dibulatkan
Olesan
- 2 butir kuning telur
- 1–2 sdm minyak goreng
- 1 sdm susu kental manis putih
- Beberapa tetes pewarna kuning (opsional)
- 1 sdt madu untuk kilap ekstra (opsional)
Cara Membuat Nastar Tanpa Butter Langkah demi Langkah
Langkah 1 — Kocok Margarin dan Gula
Kocok margarin bersama gula halus menggunakan mixer kecepatan rendah, atau aduk manual sampai campuran terasa lembut dan ringan. Masukkan kuning telur dan vanili, aduk perlahan hingga semuanya menyatu rata.
Langkah 2 — Masukkan Bahan Kering
Ayak tepung terigu, tepung maizena, dan susu bubuk jadi satu. Masukkan ke dalam adonan sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan spatula atau tangan hingga adonan bisa dipulung dan tidak lengket di tangan.
Langkah 3 — Bentuk dan Isi Nastar
Ambil sekitar 8–10 gram adonan, pipihkan di telapak tangan, letakkan satu bulatan selai nanas di tengah, lalu tutup dan bulatkan kembali hingga rapi dan tidak ada retakan.
Langkah 4 — Susun di Loyang
Tata nastar di atas loyang yang sudah dialasi baking paper atau diolesi margarin tipis. Beri jarak antar kue agar tidak saling menempel saat mengembang.
Langkah 5 — Panggang Pertama
Panaskan oven sebelum digunakan. Panggang nastar pada suhu 150°C selama 15–20 menit hingga setengah matang atau bagian bawah mulai sedikit menguning.
Langkah 6 — Oles dan Panggang Kedua
Campur semua bahan olesan dan aduk rata. Keluarkan nastar dari oven, biarkan sedikit dingin, lalu oleskan tipis di seluruh permukaan kue. Panggang kembali selama 10–15 menit hingga warnanya kuning keemasan. Untuk tampilan lebih mengilap, bisa dioles dua kali setelah lapisan pertama mengering.
Langkah 7 — Dinginkan Sebelum Disimpan
Biarkan nastar benar-benar dingin di suhu ruang sebelum dimasukkan ke stoples kedap udara. Langkah ini penting agar kue tetap renyah dan tidak cepat melempem.
Pilihan Lain Pengganti Butter yang Bisa Dicoba
Selain margarin, ada beberapa bahan lain yang bisa digunakan sebagai pengganti butter dalam kue kering.
Minyak netral seperti minyak sayur, safflower, atau canola bisa dipakai dalam jumlah yang setara. Perlu diingat bahwa minyak cair dapat sedikit mengubah tekstur adonan — kue mungkin terasa lebih padat atau kurang bertekstur pada jenis kue tertentu. Untuk nastar, minyak bisa membantu menjaga kelembapan adonan, tapi perlu satu-dua kali percobaan untuk mendapat konsistensi yang pas.
Selai kacang, baik peanut butter, almond butter, maupun selai kacang mete, juga bisa menjadi pilihan menarik. Kandungan lemak alami di dalamnya membantu menjaga kelembapan adonan sekaligus menghadirkan cita rasa yang sedikit berbeda dan unik pada kue kering.
5 Tips agar Nastar Tanpa Butter Tetap Lembut dan Lumer
1. Pilih Margarin yang Kualitasnya Tidak Tanggung-tanggung
Tidak semua margarin menghasilkan kue yang sama. Margarin khusus kue seperti Blue Band Cake & Cookie atau Royal Palmia punya tekstur dan kadar lemak yang lebih dekat ke roombutter, sehingga nastar tetap bisa lumer meski tanpa butter asli.
2. Jangan Uleni Adonan Terlalu Lama
Cukup aduk hingga semua bahan tercampur dan adonan bisa dibentuk. Menguleni terlalu lama mengaktifkan gluten dalam tepung, yang justru membuat nastar jadi keras dan tidak lembut.
3. Pilih Tepung Terigu Protein Rendah
Tepung terigu protein rendah seperti Kunci Biru adalah pilihan yang tepat untuk kue kering. Kandungan proteinnya yang rendah menghasilkan tekstur yang renyah di luar namun tetap lembut di dalam.
4. Pastikan Selai Nanas Benar-benar Kering dan Padat
Selai yang terlalu lembek atau berair akan membuat nastar melebar dan mudah retak saat dipanggang. Masak selai hingga benar-benar kering dan padat sebelum dibulat-bulatkan sebagai isian.
5. Jaga Suhu Oven Tetap Stabil di 150°C
Suhu yang terlalu tinggi membuat bagian luar cepat gosong sementara bagian dalam belum matang. Panggang dengan suhu sedang sekitar 150°C agar nastar matang merata dan warnanya cantik kuning keemasan.
Cara Menyimpan Nastar agar Tahan Lama dan Tidak Melempem
Nastar yang sudah dipanggang dan benar-benar dingin bisa bertahan hingga 2–3 minggu jika disimpan dengan benar. Gunakan stoples kaca atau plastik yang kedap udara dan pastikan tidak ada uap panas yang ikut masuk saat menutupnya.
Hindari menyimpan nastar di dekat kompor atau tempat yang lembap karena kelembapan udara bisa membuat kue lebih cepat melempem. Jika ingin nastar bertahan lebih lama, bisa ditambahkan silica gel food-grade di dalam stoples.
Variasi Isian Nastar yang Bisa Dicoba Selain Selai Nanas
Nastar identik dengan selai nanas, tapi tidak ada salahnya bereksperimen dengan isian lain untuk variasi yang lebih menarik. Selai stroberi atau blueberry bisa jadi pilihan untuk rasa yang lebih segar. Cokelat ganache atau pasta kacang memberikan cita rasa yang lebih kaya. Untuk yang ingin variasi gurih-manis, campuran keju parut dan sedikit selai buah juga bisa jadi kombinasi yang mengejutkan tapi enak. Yang perlu diperhatikan, semua jenis isian harus memiliki tekstur yang cukup padat, isian yang terlalu lembek akan membuat adonan sulit dibentuk dan mudah retak saat dipanggang.
FAQ Nastar Tanpa Butter
1. Apakah nastar tanpa butter rasanya berbeda jauh dengan versi yang pakai butter?
Ada sedikit perbedaan pada aroma, karena butter punya wangi khas yang tidak sepenuhnya bisa ditiru margarin. Tapi dari sisi tekstur — lembut dan lumer — perbedaannya tidak terlalu signifikan jika menggunakan margarin berkualitas dan teknik yang tepat.
2. Berapa lama nastar tanpa butter bisa bertahan?
Jika disimpan dalam stoples kedap udara di suhu ruang, nastar bisa bertahan sekitar 2–3 minggu. Pastikan nastar sudah benar-benar dingin sebelum disimpan agar tidak ada kondensasi di dalam stoples.
3. Boleh tidak menggunakan minyak goreng biasa sebagai pengganti margarin?
Boleh, tapi tekstur adonan akan berbeda — lebih lembek dan sulit dibentuk. Jika tetap ingin menggunakan minyak, kurangi sedikit takarannya dan tambahkan sedikit tepung untuk menyeimbangkan konsistensi adonan.
4. Kenapa nastar saya retak setelah dipanggang?
Retak biasanya disebabkan oleh salah satu dari tiga hal: selai isian terlalu basah, adonan terlalu kering saat dibentuk, atau suhu oven terlalu tinggi. Pastikan selai nanas benar-benar padat, adonan cukup lembap saat dipulung, dan suhu oven tidak melebihi 150°C.
5. Apakah bisa membuat nastar tanpa oven, misalnya dengan air fryer atau oven tangkring?
Bisa. Untuk air fryer, panggang di suhu sekitar 140–150°C selama 12–15 menit karena sirkulasi udara di air fryer lebih kuat. Untuk oven tangkring, gunakan api bawah saja di awal dan nyalakan api atas hanya saat proses olesan akhir agar permukaan berwarna merata.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Resep almond crispy cookies, camilan renyah untuk Lebaran
- Resep kue kering red velvet, kue cantik untuk Lebaran
- Resep kue bangkit susu yang lumer di mulut, pas untuk Lebaran
- Resep kue semprit cokelat, kue kering klasik yang wajib dicoba
- 23 Cara membuat kue kekinian untuk Lebaran, mudah dibuat & bikin nagih
- 15 Resep kue basah dari tepung terigu untuk sajian Lebaran, praktis, legit, dan bikin nagih
Source: liputan6.com /
Alieza Nurulita
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan
pemeriksaan
dan kurasi oleh Editorial.
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep jajanan corndog super gampang dan bisa dimasak bareng keluarga di kampung, suasana jadi seru
16 / 03 / 2026 11:00 WIB
Kangen gulai cincang yang kuahnya nikmat dan dagingnya empuk? ini resep dan triknya
15 / 03 / 2026 11:00 WIB
Resep nastar tanpa butter yang tetap lembut dan lumer di mulut, cocok untuk Lebaran
16 / 03 / 2026 16:00 WIB
Resep tumis daging kecap empuk teman makan nasi hangat, nggak perlu nanas dan daun pepaya
16 / 03 / 2026 15:00 WIB















