Cara mengepel lantai agar kesat dan bebas semut tanpa air panas, tanpa bahan kimia mahal
Diperbarui 29 Mar 2026, 11:04 WIB
Diterbitkan 29 Mar 2026, 11:00 WIB

Brilio.net - Lantai rumah yang kotor tidak selalu terlihat jelas dari pandangan pertama. Terkadang tandanya halus — warnanya mulai kusam, terasa sedikit licin saat diinjak, atau muncul bau yang tidak sedap. Nah, kalau semut tiba-tiba rajin berparade di lantai rumah, itu juga bisa jadi pertanda bahwa lantai perlu perhatian lebih dari sekadar disapu.
Kebanyakan orang langsung mengepel dengan campuran air dan sabun pel biasa. Tapi bagi sebagian orang, cara itu dirasa kurang maksimal. Makanya berbagai trik pel-mengepel bermunculan di media sosial, salah satu yang populer adalah menggunakan air panas agar lantai lebih bersih.
Tapi bagaimana kalau ada cara yang lebih praktis, lebih hemat, dan hasilnya sama efektifnya — bahkan bisa sekaligus mengusir semut?
Trik Mengepel Simple
Warganet di akun TikTok @theremotereset membagikan trik mengepel lantai yang cukup mencuri perhatian. Tanpa air panas, tanpa produk pembersih mahal — hanya satu bahan dapur yang hampir pasti sudah ada di rumah: cuka.
Bahan dan Alat yang Diperlukan
Sebelum mulai, siapkan dulu beberapa hal berikut ini. Pertama, ember bersih dan alat pel lengkap dengan kainnya. Kedua, air bersih secukupnya. Ketiga, cuka dapur — cuka putih atau cuka masak biasa sudah cukup. Terakhir, beberapa tetes minyak esensial pilihan seperti lemon atau peppermint, sifatnya opsional tapi sangat dianjurkan.
Langkah-Langkah Mengepel Lantai Pakai Cuka
Langkah 1 — Buat larutan pel

foto: TikTok/@theremotereset
Isi ember dengan air bersih, lalu tambahkan cuka dengan takaran yang sama banyaknya.
"(Use) 50/50 water and vinegar solution (Buat racikan air dan cuka dengan perbandingan 50/50)," tegas pemilik akun TikTok @theremotereset, dikutip BrilioFood, Minggu (29/3/2026).
Untuk ukuran yang lebih konkret: jika ember diisi satu liter air, tambahkan satu liter cuka. Kalau ember yang dipakai lebih besar, sesuaikan saja dengan rasio yang sama.
Langkah 2 — Tambahkan minyak esensial
Teteskan lima hingga sepuluh tetes minyak esensial ke dalam larutan tadi. Pemilik akun @theremotereset biasa memakai aroma lemon atau peppermint. Kedua aroma ini dikenal sebagai pengusir semut alami yang cukup ampuh.
Kalau ingin variasi lain, minyak esensial tea tree bisa jadi pilihan karena punya sifat antibakteri yang baik untuk area dapur. Lavender cocok dipakai di ruang tidur karena aromanya lebih lembut dan menenangkan. Sementara eucalyptus memberikan efek segar sekaligus membantu mengusir nyamuk juga.
Langkah 3 — Pel seluruh area lantai

foto: TikTok/@theremotereset
Celupkan kain pel ke dalam larutan, peras hingga tidak terlalu basah, lalu pel seluruh area lantai rumah seperti biasa. Tidak perlu dibilas. Biarkan lantai mengering sendiri dan bau cuka akan menghilang dengan sendirinya dalam 15 hingga 30 menit.
Kenapa Cuka Bisa Bikin Lantai Kesat dan Mengusir Semut?
Trik ini bukan sekadar ikut-ikutan tren tanpa dasar. Ada penjelasan ilmiahnya.
Cuka mengandung asam asetat yang bekerja efektif melarutkan lemak, residu sabun, dan kotoran yang menempel di permukaan lantai. Itulah yang membuat lantai terasa kesat dan tidak licin setelah dipel. Tidak ada lapisan sabun yang tersisa, tidak ada kotoran yang masih menempel tipis di permukaan.
Selain itu, asam asetat juga merusak jalur feromon semut. Semut berkomunikasi dan menemukan jalan lewat jejak kimia yang mereka tinggalkan — begitu jejak itu hilang, semut pun kehilangan arah dan tidak kembali ke area yang sama. Ditambah aroma cuka yang tajam, permukaan lantai yang sudah dipel dengan larutan ini memang menjadi tempat yang tidak nyaman bagi semut.
Tidak Semua Lantai Cocok Dipel Pakai Cuka
Ini yang sering terlewat dari konten-konten serupa, dan penting untuk diketahui sebelum langsung mempraktikkannya.
Cuka bersifat asam. Pada beberapa jenis lantai, penggunaan rutin bisa perlahan merusak permukaan. Lantai marmer dan granit alami sebaiknya dihindari karena asam bisa mengikis lapisan batu secara bertahap. Lantai teraso juga termasuk yang rentan terhadap zat asam. Begitu pula lantai kayu yang tidak dilapisi sealant — cuka bisa meresap dan merusak serat kayunya.
Sebaliknya, larutan cuka aman dan efektif digunakan pada lantai keramik, lantai vinyl, lantai porselen, dan lantai semen atau plester. Jadi pastikan dulu jenis lantai di rumah sebelum mulai.
Seberapa Sering Sebaiknya Mengepel dengan Larutan Ini?
Untuk dapur dan area makan, frekuensi dua hingga tiga kali seminggu sudah ideal karena area ini paling rawan sisa makanan dan remahan yang mengundang semut datang. Untuk ruang tamu dan kamar tidur, cukup sekali seminggu.
Kalau rumah sedang dalam kondisi sudah banyak semut, coba lakukan setiap hari selama satu hingga dua minggu pertama. Tujuannya untuk memutus total jalur feromon yang sudah terbentuk, sehingga semut tidak punya "peta jalan" lagi untuk kembali.
Simpan Sisa Larutan untuk Dipakai Lagi
Kalau larutan pel masih tersisa setelah selesai mengepel, jangan langsung dibuang. Pindahkan ke botol semprot dan simpan di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung.
Sisa larutan ini bisa dipakai untuk menyemprot sudut-sudut ruangan yang sering dilalui semut, membersihkan noda cepat di permukaan dapur, atau menyemprot area dekat pintu masuk sebagai lapisan pencegah semut dari luar. Praktis, hemat, dan tidak perlu beli produk tambahan apa pun.
FAQ Mengepel Lantai
1. Apakah bau cuka akan tertinggal lama di lantai setelah dipel?
Bau cuka memang cukup menyengat saat proses mengepel berlangsung, tapi aroma ini menghilang sendiri dalam 15 hingga 30 menit setelah lantai kering. Penambahan minyak esensial seperti lemon atau peppermint juga sangat membantu menetralkan baunya lebih cepat.
2. Cuka jenis apa yang paling tepat untuk mengepel lantai?
Cuka putih atau white vinegar adalah pilihan terbaik karena tidak berwarna sehingga tidak meninggalkan noda atau bekas di permukaan lantai. Cuka apel juga bisa dipakai, tapi warnanya yang agak kekuningan perlu diperhatikan terutama pada lantai berwarna terang atau putih.
3. Apakah larutan cuka ini juga bisa membunuh kuman di lantai?
Cuka memiliki sifat antimikroba ringan yang bisa membantu mengurangi jumlah bakteri di permukaan lantai. Namun untuk kebutuhan disinfeksi yang lebih kuat, misalnya ketika ada anggota keluarga yang sedang sakit, sebaiknya tetap menggunakan disinfektan khusus yang memang dirancang untuk itu.
4. Kalau tidak punya minyak esensial, apakah cuka saja sudah cukup?
Sudah cukup. Cuka saja sudah efektif membersihkan lantai sekaligus mengusir semut. Minyak esensial hanya berfungsi sebagai penguat aroma dan memberikan efek anti-semut yang sedikit lebih tahan lama. Kehadirannya memang membantu, tapi bukan syarat utama.
5. Berapa lama efek anti-semutnya bisa bertahan setelah mengepel?
Efeknya bisa bertahan beberapa hari, tergantung seberapa aktif lalu lintas di dalam rumah dan seberapa cepat aroma cuka menguap. Untuk hasil terbaik, lakukan pengepelaan secara rutin dan semprotkan sisa larutan ke sudut-sudut tertentu sebagai "booster" di antara jadwal mengepel.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- 7 Cara darurat bersihkan noda saus di taplak meja setelah acara makan bersama
- Baju kena cipratan minyak goreng? Ini 6 cara membersihkannya pakai bahan dapur sebelum terlambat
- Cara hilangkan noda kopi dan teh di lantai kayu pakai bahan dapur, cepat dan tidak merusak permukaan
- Cara cuci selimut dekil tanpa air panas, rahasia lembut pakai bahan dapur
- Lantai dapur licin dan berminyak? Atasi pakai 2 bahan dapur ini sebelum dipel
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Bikin makanan bergizi nggak perlu ribet, ini resep kimbab wortel yang pasti disukai anak
27 / 03 / 2026 18:00 WIB
Cara mengepel lantai agar kesat dan bebas semut tanpa air panas, tanpa bahan kimia mahal
29 / 03 / 2026 11:00 WIB
Senin udah masuk kerja, yuk cobain resep sosis ayam sayur yang ringkas dan masaknya gampang
27 / 03 / 2026 15:00 WIB















