Waspadai food coma setelah makan banyak! Yuk, atasi dengan cara ini

Waspadai food coma setelah makan banyak! Yuk, atasi dengan cara ini

Lebaran identik dengan suasana hangat, kebersamaan keluarga, dan tentu saja aneka hidangan menggoda. Tapi setelah puas menyantap opor, rendang, ketupat, dan kue kering, kamu malah merasa super ngantuk dan tubuh jadi lemas? Hati-hati, bisa jadi kamu mengalami yang namanya food coma.

Food coma, atau dalam istilah medis dikenal sebagai postprandial somnolence, adalah kondisi ketika kamu merasa sangat kantuk dan lesu setelah makan dalam jumlah besar. Fenomena ini umum terjadi, terutama setelah menyantap makanan tinggi karbohidrat dan lemak. Tapi tenang, food coma bisa dihindari dan diatasi dengan beberapa langkah sederhana.

Apa Itu Food Coma?

Food coma terjadi ketika tubuh kamu memfokuskan aliran darah ke saluran pencernaan untuk memproses makanan. Akibatnya, aliran darah ke otak jadi berkurang, dan muncullah rasa kantuk yang luar biasa.

Selain itu, makanan yang tinggi karbohidrat juga memicu lonjakan insulin dalam tubuh. Insulin ini akan meningkatkan produksi dua hormon penting yang berkaitan dengan tidur, yaitu serotonin dan melatonin. Serotonin bikin kamu merasa tenang, sedangkan melatonin memicu rasa kantuk. Nggak heran kalau habis makan berat, apalagi saat Lebaran, kamu maunya langsung rebahan.

Kenapa Food Coma Bisa Mengganggu?

Meski nggak berbahaya secara medis, food coma bisa bikin aktivitas kamu terganggu. Rasa lemas dan mengantuk bisa menurunkan produktivitas, bikin kamu malas bergerak, bahkan kehilangan fokus. Kalau kamu harus bekerja atau bersosialisasi setelah makan, ini jelas bikin nggak nyaman.

Penyebab Utama Food Coma

1. Porsi Makan Terlalu Banyak

Makan berlebihan jadi penyebab nomor satu terjadinya food coma. Bayangkan tubuh kamu seperti mesin. Kalau dipaksa kerja keras untuk mencerna makanan dalam jumlah besar, hasilnya pasti cepat lelah.

Solusinya? Makan dengan porsi kecil tapi lebih sering. Jangan tunggu lapar banget baru makan banyak sekaligus. Lebih baik makan secukupnya dan berhenti sebelum benar-benar kenyang.

2. Jenis Makanan: Karbohidrat Sederhana vs Kompleks

Karbohidrat sederhana seperti nasi putih, lontong, dan kue manis cepat diserap tubuh dan menyebabkan lonjakan gula darah. Ini bisa mempercepat datangnya rasa kantuk.

Coba ganti dengan karbohidrat kompleks seperti roti gandum, kentang rebus, atau nasi merah. Karbohidrat ini dicerna lebih lambat dan bikin energi kamu stabil lebih lama.

Selain itu, batasi juga konsumsi lemak jenuh dan lemak trans seperti dari gorengan dan santan berlebihan. Ganti dengan lemak sehat dari alpukat, ikan, atau kacang-kacangan.

3. Aktivitas Saraf dan Dehidrasi

Setelah makan, sistem saraf parasimpatis kamu jadi lebih aktif. Saraf ini bertugas bikin tubuh rileks, jadi otomatis kamu merasa mengantuk. Kalau kamu kurang minum air putih, dehidrasi bisa memperparah rasa lelah itu.

Tips: Jangan lupa minum air putih cukup sepanjang hari, terutama setelah makan besar.

Cara Mengatasi Food Coma

Kalau kamu sudah terlanjur merasa ngantuk berat setelah makan, tenang aja. Ada beberapa cara mudah untuk mengatasinya:

1. Makan dengan Bijak

Pilih makanan seimbang yang mengandung serat, protein tanpa lemak, dan karbohidrat kompleks. Tambahkan buah dan sayur sebagai pelengkap menu kamu. Makanan tinggi serat juga bisa memperlambat pencernaan, bikin kamu kenyang lebih lama tapi nggak lemas.

2. Bergerak Ringan Setelah Makan

Jangan langsung rebahan! Coba jalan kaki pelan-pelan sekitar 1015 menit. Aktivitas ringan ini bisa membantu melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi rasa kantuk.

3. Tidur yang Cukup di Malam Hari

Kalau kamu sudah cukup tidur di malam sebelumnya, kemungkinan kamu kena food coma lebih kecil. Idealnya tidur 78 jam per malam biar tubuh tetap segar dan kuat beraktivitas.

4. Jaga Pola Makan dan Waktu Makan

Usahakan makan di jam yang teratur. Hindari makan berat terlalu dekat dengan waktu tidur malam. Kalau kamu makan terlalu malam, tubuh kamu bakal kerja keras mencerna makanan saat seharusnya istirahat.

5. Konsultasi ke Dokter Jika Perlu

Kalau kamu sering mengalami food coma yang disertai gejala lain seperti nyeri perut, pusing, atau gangguan pencernaan, sebaiknya periksa ke dokter. Bisa jadi ada kondisi kesehatan lain yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Food coma bisa terjadi pada siapa saja, apalagi saat momen spesial seperti Lebaran yang penuh makanan lezat. Tapi kamu bisa kok tetap menikmati hidangan tanpa harus terserang kantuk berlebihan.

Kuncinya ada pada porsi yang tepat, pilihan makanan yang sehat, cukup minum, dan tetap aktif setelah makan. Jangan lupa juga istirahat cukup biar tubuh kamu tetap fit.

Selamat menikmati momen makan besar tanpa takut ngantuk berkepanjangan!

(brl/red)

Source: liputan6.com /
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang dengan bantuan Artificial Intelligence dengan pemeriksaan dan kurasi oleh Editorial.

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

Review

Selengkapnya