Ternyata cuma pakai bahan dapur ini, cara ampuh atasi ayam masih berdarah usai dimasak
Diperbarui 6 Mei 2026, 20:06 WIB
Diterbitkan 7 Mei 2026, 10:00 WIB

Brilio.net - Pernah masak ayam tapi bagian dalamnya masih terlihat kemerahan atau seperti berdarah? Kondisi ini sering bikin ragu untuk makan, apalagi kalau tampilan daging belum matang sempurna. Padahal, ayam yang tidak matang dengan baik bisa berisiko untuk kesehatan.
Masalah ini biasanya terjadi karena potongan ayam terlalu besar, suhu memasak kurang stabil, atau ayam belum dipersiapkan dengan benar sebelum dimasak. Banyak orang langsung memperpanjang waktu memasak, tapi hasilnya justru bisa membuat bagian luar terlalu kering.
Dikutip BrilioFood dari akun Instagram @nhuyyasnha, ada cara sederhana yang bisa kamu lakukan sebelum memasak, yaitu merendam ayam dengan campuran cuka dan garam. Rendaman ini membantu membersihkan sisa darah, mengurangi bau amis, dan membuat daging lebih mudah matang merata saat dimasak.
Cara Mengatasi Daging Ayam Masih Berdarah
1. Siapkan potongan ayam yang sudah dicuci bersih.
2. Siapkan air dalam wadah secukupnya untuk merendam ayam.
3. Tambahkan 1–2 sendok makan cuka dan 1 sendok teh garam ke dalam air.

foto: Instagram/@nhuyyasnha
4. Aduk hingga garam larut.
5. Masukkan ayam ke dalam larutan, pastikan seluruh bagian terendam.
6. Diamkan selama 15–30 menit.
7. Bilas kembali ayam dengan air bersih sebelum dimasak seperti biasa.

foto: Instagram/@nhuyyasnha
Kalau Ayam Terlanjur Masak Tapi Masih Berdarah, Harus Gimana?
Menemukan bagian dalam ayam masih merah atau berdarah saat sudah di piring tentu mengecewakan dan bikin ragu. Jangan langsung dibuang! Berikut adalah langkah-langkah aman untuk menyelamatkannya:
1. Jangan Dimakan Mentah!
Langkah pertama adalah berhenti memakannya segera. Jangan mencoba memotong bagian yang terlihat matang dan menyisakan yang merah. Bakteri berbahaya bisa jadi masih hidup di seluruh potongan daging jika tidak matang sempurna.
2. Masak Kembali dengan Metode yang Tepat
Ini adalah satu-satunya cara aman untuk memastikan ayam benar-benar matang. Pilih metode yang tidak membuat bagian luar ayam menjadi gosong atau kering:
- Panggang Kembali di Oven
Ini adalah cara paling efektif untuk mematangkan bagian dalam tanpa mengeringkan bagian luar. Letakkan kembali ayam di atas loyang dan panggang dalam oven dengan suhu sekitar 180°C selama 10-15 menit lagi, atau sampai suhu internal mencapai minimal 74°C (cek dengan termometer daging).
- Rebus atau Ungkep Kembali (untuk Ayam Goreng/Bakar)
Jika ayamnya adalah ayam goreng atau bakar yang terlanjur "berdarah" di bagian tulang, kamu bisa mengungkepnya kembali dengan sedikit air atau kaldu. Tambahkan bumbu tambahan agar rasanya tetap terjaga. Rebus dengan api kecil-sedang hingga air menyusut dan pastikan bagian dekat tulang sudah matang. Setelah matang di dalam, kamu bisa menggoreng atau membakarnya sebentar lagi untuk mengembalikan tekstur renyahnya.
- Gunakan Microwave (Hanya untuk Potongan Kecil)
Jika ayam terlanjur dipotong-potong kecil, kamu bisa memanaskannya sebentar di microwave. Gunakan suhu tinggi selama 1-2 menit, lalu cek tingkat kematangannya. Hati-hati, microwave cenderung membuat daging ayam menjadi agak keras atau kering.
3. Pastikan Matang Sempurna Sebelum Disajikan Kembali
Tanda ayam sudah matang sempurna adalah:
- Warna Daging: Daging berwarna putih bersih, tidak ada lagi rona kemerahan atau merah muda.
- Cairan: Cairan yang keluar saat daging ditusuk berwarna bening, bukan kemerahan.
- Tekstur: Daging mudah dilepaskan dari tulangnya.
FAQ
1. Apakah cuka membuat ayam jadi asam?
Tidak, selama dibilas kembali setelah perendaman, rasa asam tidak akan terasa.
2. Kenapa ayam masih terlihat berdarah setelah dimasak?
Biasanya karena belum matang sempurna atau masih ada sisa darah di tulang.
3. Apakah cara ini wajib dilakukan?
Tidak wajib, tapi sangat membantu untuk hasil yang lebih bersih dan matang merata.
4. Bisa pakai bahan lain selain cuka?
Bisa, seperti jeruk nipis atau lemon untuk efek serupa.
5. Apakah aman merendam ayam dengan cuka?
Aman, selama menggunakan takaran yang wajar dan tidak terlalu lama.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Nggak perlu jijik lagi, ini cara simpel bersihkan jeroan sapi biar nggak berlendir
- Rahasia gula bebas semut, cuma tambahkan bumbu dapur ini ke toples
- Trik bersihkan jeroan ikan tanpa belah perut, tetap bersih dan bentuk cantik
- Cara cepat bersihkan kepala udang pakai garpu, tangan bebas amis
- Rahasia ceker tanpa tulang yang utuh dan mulus, mudah dicoba di rumah
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep bakwan sayur kriuk tahan lama, tetap renyah walaupun sudah dingin
13 / 05 / 2026 16:00 WIB
15 Resep gulai daging sapi spesial Idul Adha 2026, gurih, lezat, dan menggugah selera
13 / 05 / 2026 13:00 WIB
Resep ayam goreng ketumbar yang nikmat bangkitkan selera makan, ternyata masaknya gampang
13 / 05 / 2026 19:11 WIB
Resep risol beef mayo untuk camilan kantor, bisa mealprep seminggu sebelum bermodal trik gampang ini
13 / 05 / 2026 16:11 WIB
















