Kenapa lap dapur tetap bau minyak padahal sudah dicuci? Ini penyebabnya
Diperbarui 21 Agt 2026, 10:38 WIB
Diterbitkan 21 Agt 2026, 10:00 WIB
- 1. Residu minyak masih tertinggal di serat kain
- 2. Lap terlalu sering digunakan sebelum dicuci
- 3. Lap berminyak langsung dicampur dengan cucian lain
- 4. Lap belum benar-benar kering saat disimpan
- 5. Kondisi kain lap sudah kurang baik
- Cek kondisi lap sebelum memutuskan menggantinya
- Jangan jadikan pewangi sebagai solusi utama
- FAQ
Brilio.net - Lap dapur sering dipakai untuk mengelap cipratan minyak, permukaan kompor, meja, sampai tangan setelah memasak. Karena digunakan berulang kali, sisa minyak bisa menempel pada serat kain meski tidak selalu terlihat jelas. Akibatnya, lap yang tampak sudah bersih setelah dicuci masih bisa menyisakan aroma minyak.
Bau tersebut juga tidak selalu berarti cara mencuci lap sepenuhnya salah. Kondisi kain, banyaknya minyak yang terserap, waktu sebelum dicuci, sampai cara menyimpan setelah kering bisa ikut memengaruhi. Karena itu, sebelum mengganti lap atau menambahkan banyak pewangi, coba cek beberapa kemungkinan berikut.
1. Residu minyak masih tertinggal di serat kain
Minyak tidak selalu mudah terangkat hanya karena lap sudah terkena air dan sabun. Terlebih jika kain sering digunakan untuk mengelap minyak dalam jumlah cukup banyak, sebagian residu bisa tertinggal di antara serat.
Saat lap kembali terkena panas atau kelembapan, aroma dari residu tersebut bisa lebih terasa. Inilah salah satu alasan lap terlihat bersih tetapi tetap mengeluarkan bau minyak.
Yang bisa dilakukan:
1. Perhatikan apakah lap terasa licin atau lebih berat setelah dicuci.
2. Pisahkan lap yang terkena banyak minyak dari lap yang hanya digunakan untuk mengelap air atau remah.
3. Bersihkan bagian yang terkena minyak terlebih dahulu sebelum mencucinya seperti biasa.
4. Jangan mengandalkan pewangi untuk menutupi bau jika sumber aromanya masih berasal dari residu minyak.
2. Lap terlalu sering digunakan sebelum dicuci
Satu lap yang digunakan untuk berbagai keperluan di dapur bisa mengumpulkan residu sedikit demi sedikit. Minyak dari kompor, saus, kuah, dan bahan makanan lain dapat bercampur pada kain.
Semakin sering lap dipakai tanpa dicuci, semakin banyak kotoran yang terkumpul. Kondisi ini bisa membuat bau lebih sulit hilang ketika lap akhirnya dicuci.
Yang bisa dilakukan:
1. Bedakan lap untuk mengelap tangan, meja, dan area yang terkena minyak.
2. Hindari menggunakan satu lap untuk membersihkan semua bagian dapur.
3. Jika lap sudah terasa sangat kotor atau berminyak, jangan terus digunakan sampai beberapa kali pemakaian.
4. Sediakan lap khusus untuk pekerjaan yang menghasilkan banyak minyak.
3. Lap berminyak langsung dicampur dengan cucian lain
Lap yang penuh minyak sebaiknya tidak langsung dicampur dengan pakaian atau kain rumah tangga lain. Residu minyak yang masih menempel dapat berpindah selama proses pencucian.
Selain itu, bau dari lap yang sangat berminyak bisa membuat cucian lain ikut memiliki aroma yang kurang segar. Memisahkan lap juga membuat penanganannya lebih mudah disesuaikan dengan tingkat kotornya.
Yang bisa dilakukan:
1. Pisahkan lap dapur yang sangat berminyak dari cucian pakaian.
2. Kelompokkan lap berdasarkan tingkat kotornya.
3. Tangani lap yang terkena minyak berat sebelum dicuci bersama lap yang lebih ringan.
4. Setelah dicuci, pastikan tidak ada sisa minyak atau busa yang masih terasa pada kain.
4. Lap belum benar-benar kering saat disimpan
Kondisi lembap juga bisa membuat lap mengeluarkan aroma yang kurang sedap. Lap yang sudah dicuci tetapi masih menyimpan kelembapan kemudian dilipat atau ditumpuk dapat membuat proses pengeringannya terhenti.
Karena itu, jangan hanya melihat apakah lap sudah tidak meneteskan air. Pastikan bagian dalam dan seluruh permukaan kain sudah kering sebelum disimpan.
Yang bisa dilakukan:
1. Jemur lap di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik.
2. Bentangkan lap agar permukaan kain tidak saling menumpuk.
3. Balik atau atur kembali posisi lap jika salah satu sisi masih lembap.
4. Jangan langsung melipat lap yang terasa masih dingin dan lembap.
5. Kondisi kain lap sudah kurang baik
Bau yang terus muncul juga bisa menjadi tanda bahwa kondisi lap perlu diperhatikan. Kain yang sudah terlalu lama digunakan, seratnya berubah, atau terus-menerus terkena minyak bisa menjadi lebih sulit dibersihkan secara optimal.
Bukan berarti setiap lap yang berbau harus langsung dibuang. Cek dulu apakah kain masih bisa dibersihkan, tidak mudah meninggalkan kotoran, dan masih layak digunakan untuk keperluan dapur.
Yang bisa dilakukan:
1. Periksa apakah tekstur kain berubah jauh dari kondisi awal.
2. Cek apakah lap tetap terasa licin setelah dicuci.
3. Perhatikan apakah bau terus kembali meski sudah dicuci dan dikeringkan dengan benar.
4. Jika kondisi kain sudah buruk dan sulit dibersihkan, pertimbangkan menggantinya.
Cek kondisi lap sebelum memutuskan menggantinya
| Kondisi lap | Yang bisa dilakukan | Hal yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|
| Hanya terkena air atau remah | Cuci dan keringkan seperti biasa | Jangan disimpan sebelum benar-benar kering |
| Terkena sedikit minyak | Pisahkan dari lap yang lebih bersih | Periksa kembali setelah dicuci |
| Terkena banyak minyak | Tangani bagian berminyak terlebih dahulu | Jangan langsung dicampur dengan pakaian |
| Masih berbau setelah dicuci | Cek proses pencucian dan pengeringan | Jangan hanya menambahkan pewangi |
| Bau terus kembali dan kain sudah menurun kondisinya | Pertimbangkan mengganti lap | Pilih lap baru sesuai kebutuhan pemakaian |
Jangan jadikan pewangi sebagai solusi utama
Pewangi bisa membuat aroma lap terasa lebih segar untuk sementara, tetapi tidak menyelesaikan masalah jika masih ada residu minyak pada kain. Karena itu, sumber bau tetap perlu dicari terlebih dahulu.
Perhatikan juga kebiasaan setelah mencuci. Lap yang sudah bersih tetapi disimpan dalam keadaan lembap bisa kembali beraroma kurang sedap. Pemisahan lap berdasarkan penggunaan, pencucian yang sesuai, dan pengeringan sampai tuntas lebih penting daripada sekadar membuat aromanya wangi.
FAQ
Apakah lap dapur yang bau minyak harus direndam semalaman?
Tidak selalu. Lama perendaman tidak otomatis membuat residu minyak lebih mudah hilang. Penanganannya sebaiknya disesuaikan dengan tingkat kotoran dan petunjuk perawatan bahan kain.
Kenapa lap yang sudah wangi setelah dicuci bisa kembali bau saat dipakai?
Aroma pewangi dapat bercampur dengan bau yang berasal dari residu yang masih tertinggal. Ketika lap kembali terkena panas, air, atau minyak, aroma tersebut bisa lebih mudah tercium.
Apakah satu lap bisa digunakan untuk seluruh area dapur?
Sebaiknya tidak jika satu area sering terkena minyak sementara area lain digunakan untuk keperluan yang lebih bersih. Memisahkan fungsi lap membantu mengurangi perpindahan minyak dan kotoran.
Apakah lap dapur perlu dicuci setiap kali selesai digunakan?
Tidak semua penggunaan membutuhkan perlakuan yang sama. Namun, lap yang sudah terkena minyak, sisa makanan, atau kotoran cukup banyak sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama sebelum dicuci.
Bagaimana cara mengetahui lap dapur sudah waktunya diganti?
Perhatikan kondisi kain, bukan hanya baunya. Jika serat sudah rusak, kain sulit dibersihkan, tetap terasa berminyak setelah dicuci, atau terus menyimpan bau meski cara perawatannya sudah diperbaiki, lap bisa dipertimbangkan untuk diganti.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Bunga es freezer terlalu tebal, kapan harus dicairkan? Ini patokannya
- Capek bersihkan kompor berlemak? Trik simpel ini hilangkan lemak tanpa tenaga ekstra
- Cara mengatasi wajan lengket dan merontokkan kerak tanpa merusak lapisan
- Gagang panci ikut panas padahal tak kena api, normal atau tanda masalah? ini penjelasannya
- Wajan mengeluarkan asap tipis saat dipanaskan, kapan kondisi ini masih normal?
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Punya pisang kematangan dan mau busuk? Ini cara mengolahnya jadi pancake pisang untuk sarapan
19 / 08 / 2026 19:00 WIB