Dinding dekat kompor penuh cipratan minyak? Begini cara membersihkannya sesuai jenis permukaan

Dinding dekat kompor penuh cipratan minyak? Begini cara membersihkannya sesuai jenis permukaan
cara membersihkan noda minyak di dinding dapur | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Dinding dekat kompor sering terkena cipratan minyak saat kamu menggoreng ikan, menumis bumbu, atau memasak lauk sehari-hari. Awalnya mungkin hanya berupa titik-titik kecil, tetapi lama-kelamaan minyak bisa bercampur dengan debu sehingga permukaan terasa lengket dan terlihat kusam.

Cara membersihkannya tidak bisa disamaratakan. Dinding belakang kompor bisa berupa keramik, tembok bercat, panel kaca, hingga lembaran logam yang berfungsi sebagai pelindung percikan atau backsplash.

Dinding keramik umumnya lebih mudah dilap daripada tembok bercat. Namun, bagian nat keramik, lapisan pelindung, dan kondisi permukaan tetap perlu diperhatikan agar proses membersihkan noda minyak tidak menimbulkan masalah baru.

Kenali jenis dinding di belakang kompor

Sebelum mengambil cairan pembersih, perhatikan dahulu material yang menempel di area memasak. Langkah ini penting karena bahan yang aman untuk keramik belum tentu cocok untuk semua jenis cat atau panel pelindung.

- Keramik atau porselen: permukaannya umumnya mudah dilap menggunakan kain lembut dan larutan sabun ringan. Bagian nat membutuhkan perhatian tersendiri karena memiliki tekstur yang dapat menahan kotoran.
- Tembok bercat: ketahanan terhadap air dan gesekan bergantung pada jenis cat, tingkat kilap, serta kondisi lapisannya. Cat yang rapuh atau mengelupas lebih berisiko rusak saat dibersihkan.
- Panel kaca: gunakan kain lembut dan pembersih yang sesuai dengan jenis kaca serta lapisannya.
- Panel logam atau stainless steel: pilih kain lembut dan ikuti petunjuk perawatan material agar tidak meninggalkan goresan.

Jika kamu belum mengetahui jenis lapisan dinding, jangan langsung menggunakan cairan pembersih pekat. Mulailah dari metode yang paling ringan dan lakukan pengujian pada bagian kecil yang tidak mencolok.

Cara membersihkan cipratan minyak di dinding keramik

Kalau area belakang kompor dilapisi keramik, kamu bisa mencoba air hangat dan sedikit sabun cuci piring sebagai langkah awal. Cara ini praktis untuk noda minyak yang belum terlalu lama menempel.

Alat dan bahan:

- Kain mikrofiber atau lap lembut
- Air hangat
- Sedikit sabun cuci piring
- Sikat berbulu lembut untuk nat keramik
- Kain bersih untuk mengelap kembali
- Tisu dapur untuk menyerap minyak yang masih baru

Langkah-langkah:

1. Matikan kompor dan tunggu sampai permukaan di sekitarnya benar-benar dingin.
2. Jika minyak masih baru, serap terlebih dahulu menggunakan tisu dapur atau kain kering. Hindari menggosok terlalu keras agar minyak tidak menyebar.
3. Campurkan sedikit sabun cuci piring dengan air hangat di dalam wadah.
4. Celupkan kain lembut, lalu peras hingga tidak terlalu basah.
5. Usapkan kain pada bagian keramik yang terkena cipratan minyak.
6. Untuk noda di nat, gunakan sikat berbulu lembut dan gosok perlahan.
7. Lap kembali menggunakan kain bersih yang dibasahi air, kemudian keringkan dengan kain lain.

Jika noda masih terlihat, ulangi proses secara bertahap. Jangan langsung beralih ke spons kawat atau bubuk abrasif karena alat tersebut dapat menggores sebagian permukaan.

Cara menghilangkan minyak di tembok bercat

Berbeda dari keramik, tembok bercat membutuhkan penanganan lebih hati-hati. Air, sabun, dan gesekan dapat meninggalkan bekas pada cat tertentu, terutama jika permukaannya tidak dirancang untuk sering dicuci.

Sebelum membersihkan seluruh area, periksa petunjuk perawatan cat jika masih tersedia. Kamu juga bisa menguji metode pembersihan pada bagian tersembunyi.

Langkah-langkah:

1. Pastikan kompor sudah mati dan area di sekitarnya dingin.
2. Campurkan sedikit sabun lembut dengan air sesuai kebutuhan.
3. Basahi kain dengan larutan tersebut, kemudian peras sampai hanya sedikit lembap.
4. Usap noda secara perlahan tanpa menekan atau menggosok berulang kali.
5. Gunakan bagian kain yang bersih untuk mengangkat sisa sabun.
6. Keringkan dengan kain lembut dan periksa apakah ada perubahan pada warna atau tekstur cat.

Hentikan proses jika warna cat berpindah ke kain, permukaan menjadi mengilap tidak merata, atau lapisan cat mulai mengelupas.

Perlu diingat, tidak semua cat cocok dibersihkan menggunakan air sabun. Jika noda minyak sudah lama menempel dan cat tidak tahan dicuci, pembersihan biasa mungkin tidak cukup. Hindari menggunakan cairan penghilang lemak pekat tanpa memastikan kecocokannya dengan jenis cat.

Bagaimana jika backsplash terbuat dari kaca atau logam?

Backsplash merupakan bagian dinding di belakang atau sekitar kompor yang dirancang untuk melindungi permukaan dari cipratan saat memasak. Materialnya beragam, sehingga metode pembersihannya juga perlu disesuaikan.

Untuk panel kaca, gunakan kain mikrofiber dan pembersih yang sesuai dengan jenis kaca. Hindari benda tajam atau spons abrasif yang berpotensi menggores permukaan.

Sementara itu, panel stainless steel sebaiknya dibersihkan menggunakan kain lembut. Ikuti petunjuk produsen, terutama jika permukaannya memiliki lapisan khusus atau tekstur tertentu.

Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung ke stopkontak, sakelar, sambungan listrik, atau bagian peralatan yang sensitif terhadap air. Semprotkan produk ke kain jika petunjuk pemakaiannya memungkinkan cara tersebut.

Pilih metode pembersihan sesuai material

Jenis permukaan Metode awal Hal yang perlu diperhatikan
Keramik atau porselen Kain lembut dan air sabun ringan Lap kembali hingga tidak ada sisa sabun.
Nat keramik Sikat berbulu lembut Jangan menggosok terlalu keras.
Tembok bercat Kain sedikit lembap setelah uji coba Hentikan jika cat berubah atau mengelupas.
Panel kaca Kain mikrofiber dan pembersih yang sesuai Hindari benda tajam dan bahan abrasif.
Stainless steel Kain lembut sesuai arah tekstur permukaan Hindari spons kawat.
Cat rapuh atau mengelupas Periksa kondisi sebelum membersihkan Jangan membasahi atau menggosok secara agresif.

 

Bagan alur membersihkan dinding dekat kompor

Berikut alur sederhana yang bisa kamu ikuti sebelum mulai membersihkan noda minyak.

🧽 Dinding terkena cipratan minyak
↓
Periksa material permukaan
↓
Keramik atau porselen
Gunakan kain lembut dan air sabun ringan.
Tembok bercat
Uji pada area tersembunyi, kemudian usap perlahan jika aman.
Kaca atau logam
Gunakan alat dan pembersih yang sesuai dengan material.
Permukaan rusak atau cat mengelupas
Hentikan pembersihan agresif dan periksa kondisi lapisannya.
↓
Lap sisa pembersih
Ikuti petunjuk perawatan material.
↓
✓ Keringkan permukaan dan periksa hasilnya

 

Jika noda belum terangkat, ulangi metode ringan apabila permukaan masih aman dibersihkan. Jangan mencampur beberapa cairan pembersih untuk mengejar hasil yang lebih cepat.

Kebiasaan sederhana agar dinding tidak cepat lengket

Kamu tidak harus menunggu dinding terlihat kusam untuk mulai membersihkannya. Beberapa kebiasaan sederhana bisa membantu mengurangi penumpukan minyak.

- Lap cipratan setelah memasak, ketika kompor dan permukaan di sekitarnya sudah dingin.
- Gunakan pelindung percikan yang sesuai dengan jenis kompor dan material dinding.
- Bersihkan area belakang kompor secara berkala sebelum lapisan minyak menebal.
- Gunakan lap yang bersih agar minyak tidak berpindah ke bagian dinding lainnya.
- Keringkan permukaan setelah dibersihkan, terutama pada sambungan dan nat keramik.
- Simpan cairan pembersih sesuai petunjuk label dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Hindari mencampur produk pembersih, khususnya pemutih dengan cairan asam atau amonia, karena campuran tersebut dapat menghasilkan gas berbahaya.

FAQ

1. Apakah cipratan minyak di dinding keramik bisa dibersihkan dengan sabun cuci piring?

Bisa dicoba sebagai langkah awal. Campurkan sedikit sabun cuci piring dengan air hangat, lalu usapkan menggunakan kain lembut. Setelah itu, lap kembali dengan kain bersih agar tidak ada sisa sabun.

2. Apakah tembok bercat boleh dilap menggunakan air?

Tergantung jenis dan kondisi catnya. Uji dahulu pada bagian tersembunyi, gunakan kain sedikit lembap, dan hentikan jika muncul perubahan warna, kilap, atau pengelupasan.

3. Bolehkah menggunakan spons kawat untuk membersihkan minyak membandel?

Sebaiknya hindari spons kawat karena dapat menggores keramik tertentu, kaca, logam, atau lapisan pelindung. Pilih kain atau sikat lembut yang sesuai dengan material dinding.

Dinding dekat kompor bisa dirawat dengan lebih mudah jika kamu mengenali jenis permukaannya sebelum memilih bahan pembersih. Coba metode yang paling ringan terlebih dahulu dan bagikan tips ini kepada keluarga atau teman yang sedang mencari cara praktis merawat dapur.

 

 

(brl/tin)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas