Cara mudah bersihkan burner kompor tanpa bahan mahal, cukup pakai cuka dapur
Diperbarui 15 Jun 2026, 16:47 WIB
Diterbitkan 15 Jun 2026, 10:00 WIB

Brilio.net - Membersihkan kompor merupakan kegiatan yang sebaiknya dilakukan secara berkala. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab proses memasak setiap hari secara alami akan meninggalkan kotoran pada kompor beserta bagian-bagiannya. Karena itu, membersihkan kompor setelah dipakai memasak menjadi langkah penting agar performanya tetap optimal.
Burner, Komponen Kecil yang Sering Terlupakan
Dari sekian banyak bagian kompor, burner termasuk komponen yang mudah kotor namun sering diabaikan. Bentuknya menyerupai piringan bulat dengan lubang-lubang kecil yang menjadi tempat keluarnya api saat kompor dinyalakan. Fungsi utamanya adalah sebagai titik pertemuan antara gas dan oksigen sehingga nyala api bisa terbentuk.
Pada umumnya, burner dibuat dari bahan kuningan yang dikenal awet, sehingga warna aslinya cenderung kuning keemasan mengilap. Sayangnya, karena terus-menerus terkena panas api dalam jangka waktu lama, warna burner ini lambat laun bisa berubah menjadi hitam pekat.
Risiko Jika Burner Dibiarkan Kotor
Sayangnya, banyak pengguna kompor yang jarang memperhatikan kondisi burner ini. Akibatnya, lapisan hitam atau bahkan karat bisa menumpuk di permukaannya. Apabila kondisi ini terus dibiarkan, kotoran tersebut berisiko menyumbat lubang-lubang kecil pada burner, yang pada akhirnya membuat api kompor tidak menyala secara optimal—bisa jadi nyalanya kecil sebelah atau warnanya tidak biru sempurna.
Alternatif Selain Sitrun
Berbagai cara biasanya dicoba untuk mengatasi burner yang sudah menghitam. Salah satu metode populer adalah merendamnya dengan larutan air panas yang dicampur sitrun (asam sitrat), yang dipercaya efektif mengangkat kotoran membandel maupun karat.
Namun, kendala yang sering muncul adalah ketersediaan sitrun itu sendiri. Tidak semua warung atau minimarket menyediakan bahan ini, sehingga banyak orang akhirnya mencari solusi pengganti yang lebih mudah didapat.
Solusi dari Bahan Dapur: Cuka
Sebuah kanal YouTube bernama polyztron membagikan tutorial praktis membersihkan burner kompor tanpa menggunakan sitrun maupun produk pembersih khusus. Bahan yang digunakan justru sangat umum tersedia di dapur, yaitu cuka makan, sebagaimana dilansir BrilioFood dari YouTube polyztron pada Senin (15/6/2026).
Langkah-Langkah Membersihkan Burner dengan Cuka
Langkah 1: Siapkan Larutan Cuka

foto: YouTube/polyztron
Ambil wadah secukupnya, isi dengan air, lalu tambahkan beberapa tetes cuka makan. Setelah itu, masukkan burner kompor ke dalam larutan tersebut dan pastikan seluruh permukaannya terendam dengan baik.
Langkah 2: Diamkan Minimal 30 Menit
Biarkan burner terendam selama kurang lebih setengah jam. Kandungan asam pada cuka bekerja secara bertahap untuk melunturkan kotoran hitam serta karat yang menempel pada permukaan burner.
Langkah 3: Gosok dan Bilas hingga Bersih

foto: YouTube/polyztron
Setelah direndam, angkat burner dan gosok permukaannya menggunakan sikat berbulu kasar—pemilik akun polyztron sendiri menggunakan sikat baju, namun sikat lain dengan bulu kasar juga bisa digunakan. Sambil digosok, burner bisa dicelupkan kembali ke larutan cuka secara berulang sampai noda benar-benar hilang. Terakhir, bilas dengan air mengalir lalu keringkan sebelum dipasang kembali ke kompor.
"Burner pun kembali ke warna aslinya, saat pertama kali kita beli," ujar YouTube polyztron.

foto: YouTube/polyztron
Tips Tambahan agar Burner Tetap Awet
Selain trik di atas, ada beberapa hal tambahan yang bisa membantu menjaga burner kompor tetap bersih lebih lama:
- Bersihkan secara berkala, idealnya seminggu sekali, agar kotoran tidak menumpuk dan mengeras sehingga lebih sulit dibersihkan.
- Gunakan campuran cuka dan baking soda untuk noda yang sangat membandel—baking soda membantu mengangkat kotoran secara mekanis, sementara cuka melarutkan kerak secara kimiawi.
- Pastikan burner benar-benar kering sebelum dipasang kembali, karena sisa air dapat memengaruhi aliran gas dan membuat nyala api tidak stabil.
- Periksa lubang-lubang kecil pada burner dengan jarum atau tusuk gigi jika masih ada yang tersumbat setelah dibersihkan, agar distribusi api kembali merata.
- Hindari menggosok terlalu keras dengan benda tajam seperti pisau atau amplas kasar, karena bisa merusak lapisan kuningan dan mempercepat korosi.
Dengan kombinasi cuka dapur dan perawatan rutin, burner kompor bisa kembali berfungsi maksimal tanpa harus bergantung pada bahan khusus seperti sitrun yang kadang sulit ditemukan.
FAQ
1. Apakah cuka bisa merusak material kuningan pada burner jika terlalu sering digunakan?
Penggunaan cuka sesekali umumnya aman, namun perendaman yang terlalu sering atau terlalu lama (lebih dari satu jam) sebaiknya dihindari karena sifat asamnya tetap bisa mengikis permukaan logam secara perlahan.
2. Berapa lama waktu ideal untuk membersihkan burner kompor secara rutin?
Idealnya burner dibersihkan ringan setiap minggu, dan dilakukan perendaman dengan cuka sebulan sekali atau saat noda hitam mulai terlihat menumpuk.
3. Apa yang harus dilakukan jika nyala api kompor masih tidak rata setelah dibersihkan?
Periksa kembali lubang-lubang kecil pada burner, pastikan tidak ada sisa kotoran yang menyumbat, dan gunakan jarum tipis atau tusuk gigi untuk membersihkannya secara hati-hati.
4. Selain cuka, apakah air jeruk nipis bisa digunakan sebagai alternatif?
Bisa, karena air jeruk nipis juga mengandung asam sitrat alami yang punya efek serupa dengan sitrun maupun cuka dalam melunturkan noda.
5. Apakah burner yang sudah berkarat parah masih bisa dibersihkan dengan metode ini?
Untuk karat ringan hingga sedang, metode cuka cukup efektif. Namun untuk karat yang sudah sangat parah dan menggerogoti logam, sebaiknya pertimbangkan untuk mengganti burner dengan yang baru demi keamanan penggunaan kompor.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Cara bersihkan kompor lama yang dekil dan berminyak, tanpa cairan khusus
- Malas sikat lap dapur yang berminyak? Coba cara praktis pakai dua bahan rumahan ini
- Langkah mudah mengiris bawang merah tanpa mengeluarkan air mata
- Saringan teh berubah kecokelatan meski dicuci setiap hari? Penyebabnya bukan karena kotor
- Daun bawang dipotong dulu atau disimpan utuh? Cara penyimpanan ini bikin umurnya berbeda
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep kebab rumahan yang lezat bisa jadi bekal, yuk cobain ini untuk mealprep sekarang juga
15 / 06 / 2026 18:00 WIB
7 Resep tumis udang rumahan terbaru 2026, praktis dan cocok untuk menu makan sehari-hari
15 / 06 / 2026 15:00 WIB
Resep zuppa soup jagung tanpa oven, ternyata masaknya gampang dan hasilnya lezat
15 / 06 / 2026 19:00 WIB
7 Resep sayur kuah bening sederhana terbaru, inspirasi menu segar sehari-hari
15 / 06 / 2026 14:00 WIB
















