Cara memasak lontong daun pisang antibasi 2 hari tanpa berlendir dan hijau tanpa pewarna kimia
Diperbarui 2 Apr 2025, 13:20 WIB
Diterbitkan 3 Apr 2025, 10:00 WIB

Brilio.net - Lontong daun pisang sering menjadi pilihan utama sebagai pendamping hidangan khas Nusantara, seperti sate, opor ayam, atau sayur lodeh. Namun, tantangan utama dalam membuat lontong adalah memastikan teksturnya tetap kenyal, tidak berlendir, dan bisa bertahan lebih lama tanpa cepat basi. Selain itu, lontong dengan warna hijau alami juga lebih menarik secara visual tanpa perlu pewarna kimia.
Banyak orang tidak mengetahui bahwa ada cara sederhana untuk mendapatkan lontong yang awet hingga dua hari tanpa harus menggunakan bahan pengawet tambahan. Selain itu, dengan teknik membungkus yang tepat, lontong bisa memiliki warna hijau alami hanya dengan memanfaatkan daun pisang. Berikut adalah cara lengkap membuat lontong daun pisang yang tidak mudah basi dan tetap berwarna hijau alami.
Rahasia agar lontong tidak berlendir dan awet 2 hari
foto: brilio.net
Menurut pengalaman Yati, seorang ibu yang sudah bertahun-tahun membuat lontong dan ketupat untuk Lebaran, kunci utama agar lontong tahan lama adalah durasi perebusan yang cukup lama.
"Direbus 3-4 jam lontongnya. Meski lama, itu yang bikin nggak berlendir dan awet sampai 2 harian," ujar Yati kepada brilio.net belum lama ini.
Kenapa harus direbus lama? Perebusan selama 3-4 jam membuat lontong benar-benar matang hingga ke bagian dalamnya. Jika hanya direbus sebentar, bagian dalam lontong masih setengah matang dan lebih rentan cepat basi. Selain itu, lontong yang belum matang sempurna juga cenderung berlendir setelah beberapa jam.
Agar hasilnya maksimal:
- Gunakan panci besar agar semua lontong terendam air sepenuhnya.
- Pastikan api tetap stabil, jangan terlalu kecil agar proses pematangan lebih efektif.
- Jika air mulai surut, tambahkan air panas agar suhu tetap stabil dan lontong matang merata.
- Setelah matang, tiriskan lontong dengan cara digantung agar sisa air benar-benar mengering, mencegah lendir dan jamur.
Cara membuat lontong hijau alami tanpa pewarna
foto: brilio.net
Banyak yang mengira lontong hijau membutuhkan pewarna makanan, padahal ada trik sederhana untuk mendapatkan warna hijau alami. Triknya ada pada cara membungkus lontong dengan daun pisang.
"Yang lebih ijo taruh di dalem, biar ketupatnya ijo seger," tambah Yati.
Saat membungkus lontong, gunakan daun pisang dengan cara berikut:
- Gunakan daun pisang segar yang berwarna hijau tua. Hindari daun pisang yang terlalu muda atau terlalu tua.
- Pastikan bagian luar daun pisang (yang lebih hijau) berada di dalam bungkusan, sedangkan sisi dalam daun pisang (yang lebih putih) ada di luar.
- Setelah matang, bagian luar lontong akan berwarna hijau, sementara bagian dalam tetap putih. Ini karena pigmen alami dari daun pisang yang menempel pada lontong selama proses perebusan.
Dengan cara ini, lontong tidak hanya tampak lebih segar tetapi juga bebas dari pewarna buatan yang mungkin berisiko bagi kesehatan.
Resep lontong daun pisang antibasi dan hijau alami
Bahan:
- 1,5 - 2 kg beras, cuci bersih
- Daun pisang secukupnya (pilih yang hijau tua dan lebar)
- Lidi atau tusuk gigi untuk penyemat
- Air secukupnya untuk merebus
Cara Membuat:
1. Siapkan Daun Pisang
- Jemur sebentar atau panaskan di atas api kecil agar lebih lentur dan tidak mudah sobek.
- Potong sesuai ukuran yang dibutuhkan.
foto: brilio.net
2. Bungkus Lontong
- Ambil selembar daun pisang, pastikan bagian hijau tua di dalam.
- Isi dengan beras hingga sekitar sepertiga bagian.
- Gulung lontong, lalu semat kedua ujungnya dengan lidi atau tusuk gigi.
3. Rebus Lontong dengan Teknik yang Tepat
- Susun lontong dalam panci besar secara vertikal agar matang merata.
- Tambahkan air hingga semua lontong terendam sempurna.
- Rebus dengan api sedang selama 3-4 jam, tambahkan air panas jika mulai surut.
- Setelah matang, angkat dan tiriskan dengan cara digantung agar airnya benar-benar turun dan lontong tidak berlendir.
foto: brilio.net
4. Simpan dengan Benar Agar Tidak Cepat Basi
- Setelah dingin, simpan lontong dalam wadah tertutup di suhu ruangan jika akan dikonsumsi dalam 24 jam.
- Untuk ketahanan lebih lama, simpan dalam kulkas dan kukus ulang sebelum disajikan.
Dengan teknik yang tepat, lontong daun pisang bisa bertahan hingga dua hari tanpa basi dan tanpa berlendir. Kuncinya adalah merebus lontong selama 3-4 jam dan membungkusnya dengan cara yang benar agar menghasilkan warna hijau alami tanpa pewarna tambahan.
Kini, kamu bisa menikmati lontong yang lebih sehat, awet, dan tetap lezat sebagai pelengkap hidangan favorit. Selamat mencoba!
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- 20 Resep masakan olahan lontong untuk Lebaran, enak, sedap, sederhana, dan mudah dibuat
- Resep lontong sayur Betawi gurih dan lezat untuk hidangan Lebaran
- Hanya 12 menit! Trik merebus lontong hemat gas, lembut, dan awet hingga 4 hari
- Cara membuat lontong daun pisang yang pulen dan tidak berair, tidak perlu direbus
- 11 Resep masakan rumahan lontong sayur buat menu sehari-hari, lezat, kuah gurih, dan praktis
- 11 Trik bikin lontong biar hasilnya nggak keras, hemat gas
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas