Bikin sabun cuci piring super awet! Cuma modal baking soda & jeruk nipis, hemat berbulan-bulan
Diperbarui 15 Apr 2026, 14:51 WIB
Diterbitkan 17 Apr 2026, 12:00 WIB

Brilio.net - Sabun cuci piring sering cepat habis apalagi kalau dipakai setiap hari untuk membersihkan peralatan dapur yang berminyak. Padahal, dengan sedikit trik sederhana, kamu bisa membuat sabun jadi lebih awet tanpa mengurangi daya bersihnya. Bahkan, hasilnya bisa lebih efektif mengangkat lemak membandel.
Dikutip BrilioFood dari akun YouTube @kreatifarms, campuran baking soda dan jeruk nipis dikenal ampuh membantu meluruhkan minyak dan kotoran. Baking soda bekerja sebagai pembersih alami yang bisa mengangkat noda, sementara jeruk nipis memberikan efek segar sekaligus membantu menghilangkan bau tidak sedap pada peralatan makan.
Dengan cara ini, kamu tidak perlu sering-sering membeli sabun baru. Cukup sekali membuat, kamu bisa menyimpannya dalam beberapa botol dan digunakan dalam jangka waktu lama. Praktis, hemat, dan tetap efektif untuk kebutuhan sehari-hari.
Bahan:
- 1 sabun colek (batangan atau pasta)
- 1 liter air
- 1–2 sendok makan baking soda
- 1–2 buah jeruk nipis (peras airnya)
Cara Membuat:
1. Siapkan panci dan tuangkan air ke dalamnya.
2. Masukkan sabun colek ke dalam air.

foto: YouTube/@kreatifarms
3. Nyalakan kompor dan panaskan hingga sabun larut sambil diaduk perlahan.
4. Tambahkan baking soda ke dalam larutan sabun.
5. Tuangkan perasan jeruk nipis, lalu aduk rata.

foto: YouTube/@kreatifarms
6. Biarkan campuran mendidih sebentar agar semua bahan tercampur sempurna.
7. Matikan api dan tunggu hingga larutan agak dingin.
8. Tuang sabun cair ke dalam beberapa botol penyimpanan.
9. Sabun siap digunakan kapan saja.
Tips:
- Gunakan air hangat agar sabun lebih cepat larut.
- Jangan terlalu banyak menambahkan baking soda agar tidak terlalu kental.
- Saring larutan jika ada gumpalan sebelum dimasukkan ke botol.
- Gunakan botol bekas sabun agar lebih hemat.
- Kocok sebelum dipakai jika sabun mengendap.
FAQ Memperbanyak Sabun Cuci Piring
1. Apakah sabun jadi terlalu encer?
Tidak, selama perbandingan air, sabun colek, dan bahan tambahan seperti baking soda serta jeruk nipis sesuai, hasil akhirnya tetap memiliki kekentalan yang pas. Jika terasa terlalu encer, kamu bisa mengurangi jumlah air saat pembuatan berikutnya. Sebaliknya, jika terlalu kental, tinggal tambahkan sedikit air hangat dan aduk hingga mendapatkan tekstur yang diinginkan.
2. Kenapa harus pakai jeruk nipis?
Jeruk nipis berfungsi sebagai pembersih alami yang membantu memecah lemak dan minyak pada peralatan dapur. Kandungan asam alaminya efektif mengangkat kotoran membandel sekaligus menghilangkan bau tidak sedap, seperti bau amis dari ikan atau sisa makanan. Selain itu, jeruk nipis juga memberikan aroma segar yang membuat pengalaman mencuci piring jadi lebih nyaman.
3. Bisa pakai sabun cair biasa?
Bisa saja menggunakan sabun cair sebagai bahan dasar, namun hasilnya biasanya tidak sehemat sabun colek yang lebih pekat dan ekonomis. Sabun colek cenderung menghasilkan larutan yang lebih banyak setelah diencerkan, sehingga lebih cocok untuk tujuan penghematan. Jika tetap ingin memakai sabun cair, sebaiknya kurangi jumlah air agar tidak terlalu encer.
4. Berapa lama sabun ini bisa disimpan?
Sabun hasil racikan ini umumnya bisa bertahan selama beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung dari kebersihan wadah, kualitas air yang digunakan, dan cara penyimpanannya. Pastikan disimpan dalam botol tertutup rapat dan diletakkan di tempat yang sejuk agar tidak cepat basi atau berubah bau. Hindari juga mencampur sabun baru dengan sisa sabun lama agar kualitasnya tetap terjaga.
5. Apakah aman untuk tangan?
Secara umum aman digunakan untuk mencuci piring sehari-hari karena bahan yang dipakai relatif sederhana. Namun, kandungan baking soda dan asam dari jeruk nipis bisa terasa agak keras bagi kulit yang sensitif jika digunakan terlalu sering. Untuk menghindari iritasi atau kulit kering, disarankan menggunakan sarung tangan saat mencuci atau segera membilas tangan dan menggunakan pelembap setelahnya.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang memiliki pengalaman dalam penulisan artikel ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis artikel blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta memiliki ketertarikan pada bidang komunikasi digital.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Cara ampuh hilangkan bau apek beras murah sebelum dimasak, cuma modal garam dan lemon
- Kulkas kurang dingin? Bisa jadi masalahnya ada di karet pintu, ini cara mudah mengatasinya
- Nggak perlu panggil tukang, ini cara mudah atasi wastafel mampet dengan 2 sampah dapur
- Sering dapat nasi box tapi belum mau dimakan? Pakai trik lipat ini biar praktis dibawa pulang
- Solusi sementara regulator gas bocor, pakai plastik kresek biar masak jadi tenang kembali
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep bobor bayam jagung ala nenek di kampung, ternyata ini triknya agar rasa gurih dan nggak pahit
16 / 04 / 2026 13:00 WIB
Resep rica-rica ayam yang terasa bumbunya dan pedas, masaknya gampang siap saji dalam 20 menit
17 / 04 / 2026 10:00 WIB
Resep garang asem jamur yang masaknya gampang, tinggal kukus langsung siap saji
16 / 04 / 2026 11:00 WIB
















