Brilio.net - Masakan khas Nusantara sering menggunakan santan untuk menambah kekayaan rasa dan kelezatan hidangan, seperti rendang, sayur lodeh, dan gulai. Santan juga digunakan dalam marinasi daging dan campuran minuman. Meski sering dikaitkan dengan kolesterol tinggi, santan aman dikonsumsi dalam jumlah wajar, terutama jika menggunakan santan murni dari kelapa asli. Menurut bbcgoodfood.com, santan dapat membantu mencegah inflamasi dan meningkatkan energi.
Untuk menghindari seringnya membeli santan, banyak orang memilih menyetoknya dan menyimpannya di freezer agar tahan hingga tiga bulan. Namun, mencairkan santan beku bisa menjadi tantangan, karena jika langsung dimasukkan ke masakan, santan bisa pecah. Menunggu santan mencair secara alami juga memakan waktu lama.
Trik peras kelapa parut beku agar hasil santannya melimpah dan kental, rahasianya di 1 bahan ini
Kini, kamu tidak perlu khawatir. Ada cara cepat mencairkan santan beku hanya dalam lima menit, yang dibagikan oleh Na Cham, seorang warganet asal Malaysia, melalui akun YouTube pribadinya.
Ia menggunakan teknik double boiler. Menurutnya, pakai trik ini prosesnya hanya lima menit untuk satu plastik santan beku. Jika lebih banyak, waktu yang dibutuhkan pun otomatis lebih lama pula. Namun trik ini lebih aman karena hasilnya santan tetap lembut dan tidak pecah setelah cair.
Dilansir dari bonappetit.com, mencairkan bahan makanan pakai teknik double boiler ini cocok untuk makanan yang sangat peka terhadap suhu, seperti cokelat, santan, dan lain-lain. Sehingga, tekstur makanan pun tidak mudah rusak lantaran nggak terpapar panas api secara langsung.
Bukan asal diparut, begini cara memarut kelapa supaya hasil santannya kental dan melimpah
"Masa nak cairkan ni bergantung daripada banyak santan yang kita cairkan tuh ya, kalau banyak tuh dia lama kan sikit kan, ini saya buat sikit (Lama proses mencairkan tergantung pada banyak santan, kalau santannya banyak jadi sedikit lebih lama, ini saya cairkan sedikit saja)," jelas Na Cham dikutip BrilioFood dari YouTube Na Cham Kitchen pada Selasa (28/1).
Pertama-tama, siapkan panci cukup besar berisi air secukupnya. Siapkan pula panci lainnya atau mangkuk tahan panas untuk diletakkan di atasnya. Nah, panci atau mangkuk tambahan ini nantinya akan digunakan untuk meletakkan santan beku yang ingin dicairkan.
foto: YouTube/Na Cham Kitchen
Setelah santan masuk ke panci atau mangkuk tahan panas, nyalakan api kompor. Cukup gunakan api kecil saja biar panasnya bisa menyebar secara merata. Saat air sudah mulai panas selama dua menit, nantinya santan juga terus meleleh setengah bagiannya.
foto: YouTube/Na Cham Kitchen
Jika sudah lima menit, api bisa dimatikan walaupun santan belum cair secara keseluruhan. Jangan langsung angkat panci atau mangkuk berisi santan tersebut agar proses mencairkan masih terus berlanjut meski api sudah mati. Karena air di panci tersebut masih terus menghantarkan panas.
foto: YouTube/Na Cham Kitchen
Sembari menunggu keseluruhan santan mencair dengan sempurna, bisa tinggalkan untuk menyiapkan bahan-bahan masakan lain. Nantinya saat semua sudah siap, santan bisa langsung diangkat dan digunakan sesuai selera. Bagaimana, mudah banget kan cara mencairkan santan ini?
Teknik Pengolahan Santan untuk Hasil Masakan Optimal.
Pengolahan santan yang tepat sangat memengaruhi hasil masakan. Saat memasak, hindari menggunakan api besar dan aduk santan terus-menerus hingga mendidih untuk mencegah santan pecah. Untuk masakan berkuah, masukkan santan di tahap akhir memasak dan matikan api sebelum kuah mendidih. Jika menggunakan santan instan, larutkan dulu dengan air hangat dan aduk rata sebelum dimasukkan ke masakan. Perhatikan juga kekentalan santan - santan kental cocok untuk rendang dan gulai, sementara santan encer lebih sesuai untuk sayur lodeh atau soto.
Manfaat dan Kandungan Nutrisi Santan.
Santan mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh. Lemak dalam santan tergolong lemak sehat (Medium Chain Triglycerides/MCT) yang mudah dicerna dan dapat meningkatkan metabolisme. Santan juga kaya akan mineral seperti mangan, tembaga, dan selenium yang berperan sebagai antioksidan. Kandungan zat besi dan seng dalam santan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Yang menarik, santan mengandung lauric acid yang memiliki sifat antimikroba dan dapat membantu melawan infeksi. Meski bergizi, konsumsi santan tetap harus dalam jumlah wajar, terutama bagi penderita kolesterol tinggi atau masalah jantung.