Brilio.net - Salah satu kuliner yang tak boleh ketinggalan untuk dicoba adalah sambal. Tak cuma pedas, aneka sambal juga memiliki ciri khas yang membuat siapa saja ketagihan. Salah satu sambal yang disukai oleh orang banyak adalah sambal bajak.

Sambal bajak biasanya disajikan sebagai pelengkap untuk aneka lauk, sepiring nasi hangat, dan lalapan. Dibuat menggunakan bawang, tomat, dan terasi membuat sambal ini memiliki cita rasa super pedas sekaligus nikmat.

Meskipun terbilang mudah dibuat, namun seringkali orang mengeluhkan jika sambal bajak yang dibuatnya tidak memiliki rasa pedas, nendang, dan malah mudah basi. Padahal jika dibuat dengan trik yang tepat, sambal bajak bisa tahan lama, lho. Bahkan bisa nggak basi sampai dua bulan.

Jadi penasaran kan, bagaimana cara membuat sambal bajak? Berikut telah BrilioFood lansir dari YouTube/Indoculinaire Hunter pada Rabu (26/10).

Bahan yang dibutuhkan:
- 50 gr cabai rawit
- 100 gr cabai merah besar
- 100 gr bawang merah
- 50 gr bawang putih
- 1 sdt garam
- 1/2 blok terasi
- 20 gr gula merah
- 1 buah jeruk nipis
- 1 buah tomat
- Minyak goreng

 


Mudah Ditiru.

1. Pastikan sayat cabai terlebih dahulu agar nanti saat digoreng tidak meletup-letup.

foto: YouTube/Indoculinaire Hunter

2. Goreng cabai merah, cabai rawit, tomat, dan bawang putih dengan minyak goreng panas. Digoreng supaya sambal bajak nantinya lebih awet. Jika sudah matang, angkat, lalu blender.

foto: YouTube/Indoculinaire Hunter

3. Pada minyak bekas goreng cabai tadi, masukkan irisan bawang goreng. Bawang goreng sengaja tidak diblender agar aromanya semakin keluar dan menambahkan cita rasa sambal.

foto: YouTube/Indoculinaire Hunter

4. Jika bawang goreng sudah setengah matang, masukkan cabai yang sudah diblender tadi. Tambahkan perasan jeruk nipis sebagai penambah aroma dan bikin sambal awet nantinya.

foto: YouTube/Indoculinaire Hunter

5. Jika sambal sudah berubah warna dan matang. Angkat lalu dinginkan. Masukkan sambal sekaligus minyaknya ke wadah kedap udara. Masukkan ke kulkas. Keluarkan jika ingin dikonsumsi.

foto: YouTube/Indoculinaire Hunter