Brilio.net - Jika kamu gemar menyantap masakan bercitarasa Internasional, tentu tidak asing dengan nama rempah daun basil kan? Jenis rempah daun ini umumnya digunakan sebagai penambah rasa pada masakan Italia, Iran, dan Asia Tenggara.

Daun basil sendiri memiliki aroma dan bentuk yang nyaris mirip dengan daun kemangi. Bedanya, daun basil cenderung lebih tebal dibandingkan kemangi yang bentuknya lebih ramping dengan warna hijau pucat. Rempah-rempah berjenis daun memang kerap diandalkan untuk membuat masakan jadi lebih harum dan sedap.

Penggunaan rempah daun ini biasanya hanya sedikit, sehingga sisanya perlu disimpan untuk nantinya dipakai lagi saat hendak memasak. Sayangnya, cara menyimpan yang salah bisa membuat daun basil justru mudah berjamur dan aromanya memudar. Untuk menyimpan daun basil dengan benar, kamu bisa menyontek cara yang dilakukan Prada Kalaweit.

Supaya daun basil yang dipanen dari kebunnya bisa lebih awet dan layak pakai hingga berbulan-bulan, ibu kandung Andrew Kalaweit ini tentu tidak sembarangan dalam menyimpan daun basil. Prada Kalaweit sendiri biasa menggunakan daun basil sebagai topping pada pizza, spaghetti, atau rempah tambahan menu masakan lain.

Ingin tahu bagaimana cara Prada Kalaweit menyimpan daun basil agar lebih awet? Yuk, simak ulasannya berikut, dilansir BrilioFood lansir dari YouTube/Prada Kalaweit pada Selasa (26/7).

 

 

 

Cara Prada Kalaweit Menyimpan Daun Basil Ini Tradisional Abis.

1. Petik daun basil sekaligus batangnya pada bagian atas tanaman.

foto: YouTube/Prada Kalaweit

2. Cuci daun basil segar dengan air mengalir.

foto: YouTube/Prada Kalaweit

3. Kibas-kibaskan untuk menghilangkan sisa air dari daun basil yang sudah dicuci.

foto: YouTube/Prada Kalaweit

4. Ambil beberapa batang tanaman basil tersebut. Lalu ikat batang bagian bawah dengan menggunakan kawat.

foto: YouTube/Prada Kalaweit

5. Gantungkan daun basil dengan posisi terbalik.

foto: YouTube/Prada Kalaweit

Awet Sampai Berbulan-bulan Dan Siap Digunakan Kapan Saja~

6. Simpan di ruangan terbuka dan mudah terkena angin.

foto: YouTube/Prada Kalaweit

7. Biarkan daun basil mengering selama satu bulan.

foto: YouTube/Prada Kalaweit

8. Setelah kering, pisahkan bagian daun dengan batangnya.

foto: YouTube/Prada Kalaweit

9. Masukkan daun basil kering ke dalam plastik, lalu remas-remas hingga lebih hancur.

foto: YouTube/Prada Kalaweit

10. Setelah itu, masukkan daun basil ke dalam wadah kedap udara pada suhu ruangan. Daun basil kering bisa awet berbulan-bulan.

foto: YouTube/Prada Kalaweit